Wednesday, May 8, 2019

Cara Efektif Dan Kondusif Meningkatkan Hb Pada Ibu Hamil

Anemia sanggup mengancam keselamatan janin, lakukan cara meningkatkan Hb pada ibu hamil sebelum terlambat.


Anemia sanggup mengancam keselamatan janin Cara Efektif dan Aman Meningkatkan Hb pada Ibu Hamil


Hb atau hemoglobin yakni protein kaya zat besi yang berada di dalam sel darah merah (eritrosit). Fungsi utamanya yakni untuk mengangkut oksigen ke seluruh jaringan badan sekaligus membawa karbon dioksida kembali ke paru.


Di dalam hemoglobin terdapat dua komponen utama, yakni heme yang merupakan derivat porfirin yang mengandung besi dan globin yang merupakan gugus protein yang melingkupi heme. Dua komponen utama inilah yang lalu menjamin kapasitas hemoglobin dalam mengikat oksigen dan memberi warna merah pada eritrosit.


Batas normal nilai hemoglobin untuk seseorang berbeda-beda tergantung pada usia dan jenis kelamin. Untuk itu, WHO telah menciptakan suatu ketetapan yang sanggup menjadi patokan dalam menilai batas normal hemoglobin dalam badan seseorang, diantaranya yakni:



  • Anak 6 bulan – 6 tahun = 11,0 gr/dL.

  • Anak 6 tahun – 14 tahun = 12,0 gr/dL.

  • Pria remaja = 13,0 gr/dL.

  • Wanita remaja = 12,0 gr/dL.

  • Ibu hamil = 11,0 gr/dL (tergantung usia kehamilan).


Baca: Kadar Hb Normal Ibu Hamil yang Harus Dipertahankan


Bila hasil tes lab mengatakan nilai di bawah angka tersebut, artinya badan mengalami kekurangan hemoglobin (Hb).


Kenapa ibu hamil rentan mengalami penurunan hemoglobin?


Pada perempuan hamil, penurunan kadar Hb sangat umum dialami karena terjadi proses hemodilusi atau pertambahan volume cairan dalam pembuluh darah yang mengakibatkan efek pengenceran dan turunnya konsentrasi Hb.


Adapun cara meningkatkan Hb pada ibu hamil yakni sebagai berikut:


1. Perbanyak Asupan Makanan Kaya Zat Besi


Langkah pertama yang harus Bunda terapkan guna menaikkan kembali kadar Hb yakni dengan mengonsumsi lebih banyak makanan kaya zat besi. Beberapa diantaranya yakni makanan bahari menyerupai tiram atau udang, daging maupun hati sapi atau ayam, sayur bayam dan kacang-kacangan.


2. Konsumsi Pula Makanan Sumber Folat & Vitamin B12


Folat dan vitamin B12 merupakan substansi penting yang diharapkan badan untuk menghasilkan heme – salah satu komponen utama hemoglobin yang menciptakan darah berwarna merah. Pada ibu hamil, kecukupan asupan folat dan vitamin B-12 masing-masingnya yakni sebesar 400 mcg/hari dan 2.6 mcg/hari.


Jumlah itu sanggup terpenuhi dengan banyak mengonsumsi makanan tinggi folat menyerupai kacang lentil, sayuran hijau, alpukat dan makanan kaya vitamin B-2 menyerupai daging merah, daging ikan, susu dan produk olahannya, telur dan sereal yang diperkaya.


3. Maksimalkan Penyerapan Zat Besi


Konsumsi makanan tinggi zat besi harus diimbangi pula dengan asupan dari sumber pangan enhancer semoga zat besi yang masuk ke dalam badan sanggup diserap secara maksimal. Oleh karena itu, konsumsilah makanan yang kaya akan protein, vitamin C, vitamin A dan beta-karoten. Masing-masing diantaranya yakni:



  • Makanan tinggi protein. Daging merah, daging unggas, daging ikan, kacang-kacangan, polong-polongan dan biji-bijian.

  • Makanan tinggi vitamin C. Buah-buahan menyerupai jambu biji, pepaya, kiwi, paprika atau jeruk dan sayuran menyerupai brokoli, kembang kol dan kubis.

  • Makanan tinggi vitamin A dan beta-karoten. Ikan berlemak, hati sapi maupun hati ayam, labu kuning, wortel, ubi jalar, mangga dan melon kuning.


4. Hindari Makanan Penghambat Penyerapan Zat Besi


Sumber pangan inhibitor zat besi yakni sumber makanan yang sanggup menghambat peresapan zat besi di dalam tubuh. Beberapa pola diantaranya yakni makanan tinggi tanin menyerupai teh dan kopi, makanan yang mengandung fitat menyerupai tahu dan tempe serta makanan tinggi kalsium menyerupai susu sapi dan produk turunannya. Dengan demikian, hindari konsumsi secara bersamaan beberapa makanan tersebut ketika makan.


5. Minumlah Suplemen Zat Besi


Suplemen zat besi sanggup diberikan pada ibu hamil dengan kadar Hb rendah. Salah satu yang paling umum dan sering diberikan oleh dokter yakni Ferrous Sulfate. Suplemen ini sanggup dikonsumsi 2 – 3 kali sehari atau sesuai dengan tawaran dokter.


Terakhir, untuk meningkatkan maupun mempertahankan kadar normal Hb selama kehamilan, Bunda diharuskan untuk sanggup tidur nyenyak dan berkualitas di malam hari. Di samping itu, lakukan pula olahraga dengan intensitas ringan menyerupai berjalan kaki di pagi harinya.


Segera periksakan diri ke dokter, jika Bunda mendapati sejumlah tanda-tanda seperti:



  • Kulit dan gusi nampak pucat.

  • Kelelahan dan kelemahan otot.

  • Detak jantung tidak beraturan.

  • Sering sakit kepala.

  • Mudah memar tanpa alasannya yakni yang jelas.


Pada kondisi tersebut, Bunda mungkin disarankan untuk melaksanakan transfusi sel darah merah guna mencegah kemungkinan lebih buruk.


No comments:

Post a Comment