Friday, June 28, 2019

Kenapa Belahan Bayi Berwarna Hijau? Ini Beliau Penyebabnya

Saat mendapati BAB bayi berwarna hijau, apa yang ada dalam benak bunda? Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya.


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Setelah dilahirkan, warna, konsistensi, dan frekuensi buang air besar bayi memang seringkali berubah. Sesaat sehabis lahir, feses bayi yang pertama kali keluar berwarna hitam yang merupakan mekonium atau isi usus selama dalam kandungan. Seiring bertambahnya usia, warnanya akan bermetamorfosis kecoklatan, hijau tua, sampai kekuningan.


Pada tiga hari pertama kehidupan, BAB bayi berwarna hijau ialah normal, namun harus diwaspadai apabila di kemudian hari feses hijau kembali muncul, apalagi sering terjadi. Tak perlu eksklusif panik ya bunda, warna hijau pada feses bayi mempunyai beberapa kemungkinan penyebab. Mulai dari penyebab sederhana sampai serius.


Inilah penyebab BAB bayi berwarna hijau selengkapnya:


1. Asupan ASI tak seimbang


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Perlu bunda tahu bahwa ASI mempunyai komponen yang berbeda sesuai dengan urutan keluarnya ketika bayi menyusui. Saat mulai menyusu, ASI yang pertama keluar disebut dengan foremilk yang sifatnya lebih encer, sehabis beberapa menit ketika foremilk habis, maka keluarlah ASI yang lebih kental yang disebut hindmilk.


Keseimbangan pasokan foremilk dan hindmilk ini sangat penting bagi bayi. Umumnya, foremilk memiliki kandungan kalori rendah dan tinggi laktosa, sedangkan hindmilk yang keluar belakangan mempunyai kandungan lemak yang tinggi. Saat bayi mendapat keduanya secara seimbang, maka problem BAB hijau sanggup dihindari.


Apabila bayi mengonsumsi terlalu banyak foremilk, maka hal ini dapat menyebabkan BAB berwarna hijau. Kondisi ini biasanya terjadi akhir proses menyusui yang kurang usang untuk masing-masing payudara.


Solusinya, biarkan bayi menyusu pada salah satu payudara lebih usang semoga seimbang antara foremilk dan hindmilk. Jika sudah terlanjur hanya sebentar lantaran suatu hal, maka untuk proses menyusui selanjutnya dimulai dari sisi payudara yang terakhir diisap Si Kecil.


2. Makanan yang Dikonsumsi Bayi


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Saat bayi sudah mulai mengonsumsi makanannya sendiri, maka warna pada masakan akan eksklusif mempengaruhi warna poop yang keluar. Warna hijau pada BAB bayi sanggup berasal dari masakan berwarna hijau ibarat bubur kacang hijau, sayuran berdaun hijau, dan lainnya.


Jika memang lantaran makanan, bunda tak perlu khawatir, ini tidak ada bahayanya sama sekali.


3. Bayi mengalami Alergi


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Sesuatu yang bunda konsumsi, baik itu masakan atau obat-obatan tertentu terkadang sanggup mengakibatkan reaksi alergi pada si kecil. Gejala umumnya berupa BAB bayi berwarna hijau dan mengandung lendir.


Bunda harus lebih waspada dan segera periksakan ke dokter apabila tanda-tanda lain berupa gangguan pencernaan, kulit kemerahan dan bengkak, dan problem pada pernapasan ibarat sesak napas atau kesulitan bernapas.


4. Ganti Susu Formula


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Mengganti susu formula yang  biasa dikonsumsi bayi sanggup mengakibatkan masalah. Salah satu masalahnya ialah BAB bayi menjadi berwarna hijau, hal ini sanggup terjadi lantaran merek lain mungkin mempunyai kandungan laktosa yang lebih tinggi atau mengandung zat tertentu yang mengakibatkan reaksi alergi.


Itulah sebabnya, kalau bunda melihat feses bayi berwarna hijau sehabis mengganti merek susu formula, maka disarankan untuk menggantinya ibarat semula atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak.


5. Makanan Bunda Berwarna Hijau


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Banyak yang menyarankan semoga bunda yang sedang menyusui mengonsumsi daun-daunan supaya ASI nya lancar. Tapi perlu bunda tahu, bahwa imbas dari makan sayuran hijau sanggup menciptakan feses bayi juga menjadi hijau.


6. Suplemen Zat Besi


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Di samping makanan, penggunaan obat atau perhiasan pada ibu menyusui juga sanggup mengakibatkan BAB bayi berwarna hijau, ibarat jenis obat antibiotik tertentu, zink, dan zat besi. Begitu pula dengan santunan zat besi pada bayi.


7. Infeksi Virus


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Saluran pencernaan bayi yang terjangkit virus akan berdampak pada konsistensi feses dan warna kotorannya, contohnya ketika bayi terjangkit diare. Memang tidak selalu berwarna hijau, BAB bayi ketika diare sanggup berwarna kuning biasa dengan konsistensi encer.


Pada kondisi ini, bunda harus lebih banyak minum dan menunjukkan ASI yang cukup untuk mencegah dehidrasi, dan konsultasikan dengan dokter apabila bayi selalu rewel, lemas, dan diare tak kunjung sembuh.


8. Tumbuh Gigi


 Tentu bunda akan bertanya kenapa hal itu sanggup terjadi dan apakah berbahaya Kenapa BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Dia Penyebabnya


Saat gigi bayi mulai tumbuh, terkadang menyebabkan kotorannya berwarna hijau dan lebih encer. Hal ini disinyalir akhir produksi air liur yang meningkat ketika bayi tumbuh gigi. Banyaknya air liur yang tertelan inilah yang mempengaruhi BAB nya.


Sekarang bunda tinggal mencermati setiap kemungkinan penyebab di atas dan lakukan tindakan yang sesuai. Pada beberapa kasus, BAB hijau pada bayi disertai dengan diare, maka dari itu pastikan si kecil mendapat asupan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi.


Jika kotoran berwarna hijau tidak hilang dalam beberapa hari atau diarenya tak kunjung membaik, disarankan segera memeriksakan si kecil ke dokter untuk identifikasi penyebab dan penanganan yang tepat.


No comments:

Post a Comment